TPA Gunung Tugel Terbakar, Asap Selimuti Pemukiman

By on August 30, 2017

Purwokerto - Usai terbakar pada Rabu (16/8) silam, bekas TPA Gunung Tugel kembali terbakar Senin (28/8). Meski tak sebesar kebakaran sebelumnya, namun asap mengarah ke sisi timur mendekati pemukiman warga.

Melawan-Asap_Petugas-Damkar-Banyumas-dibantu-Satpol-PP-berjibaku-memadamkan-api-yang-membakar-lahan-bekas-TPA-Gunungtugel-Purwokerto-16-8PADAMKAN : Petugas Damkar Banyumas berjibaku memadamkan api yang membakar lahan bekas TPA Gunungtugel Purwokerto.

Berbeda dengan kejadian sebelumnya, asap tebal hasil kebakaran mengarah ke sisi barat dan mengganggu arus lalu lintas di jalan raya serta pemukiman warga di sisi barat dan utara TPA. Meksi demikian, asap yang mengarah ke sisi timur justru menggangu aktivitas warga yang tinggal di sebelah timur TPA. Bahkan, jika api tidak cepat dipadamkan akan mengancam pemukiman warga.

Kepala UPT Damkar BPBD Banyumas Daryono menuturkan, untuk menangani kebakaran bekas TPA Gunung Tugel pihaknya mengerahkan 4 armada sekaligus. Tiga armada dari Pos Purwokerto dan satu armada dari Pos Wangon, dengan jumlah personil sekitar 20 orang.

“Sulitnya medan yang berada di tebing curam, menyulitkan anggota melakukan penanganan. Lokasi kebakaran masih sama dengan kebakaran sebelumnya, ini karena cuacanya panas jadi mudah terbakar lagi meskipun sebelumnya sudah berhasil dipadamkan,” jelas dia. Untuk mempercepat proses pemadaman, Daryono berharap ada bantuan berupa cuaca hujan. Pasalnya, jika angin terus bertiup kencang dan cuaca panas, petugas akan semakin kesulitan menjinakkan si jago merah

Daryono berharap, pihak lain membantu Pemadam Kebakaran dalam penanganan kebakaran di TPA Gunung Tugel tersebut. Pasalnya, berdasarkan pengalaman petugas, untuk menangani kebakaran sampah yang menggunung memerlukan bantuan alat berat berupa excavator.

“Kami memerlukan bantuan pihak lain berupa alat berat, untuk membuat parit di area gunungan sampah. Hal itu itu memudahkan petugas juga untuk mengangkat tumpukan sampah yang menggunung,” jelas dia.

Dengan terangkatnya tumpukan bagian atas, sampah di bagian bawah yang menjadi sumber api dapat dipadamkan dengan mudah dan tidak menyala di kemudian hari. Jika hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran, penanganan akan kurang efektif dan akan terjadi kebakaran lagi.

“Penanganan kebakaran di gunungan sampah memang harus seperti itu, mengurai tumpukan atas dan membuat parit untuk memutus tumpukan yang terbakar dengan tumpukan yang belum terbakar. Sehingga penanganan dapat lebih efektif, tindakan ini harus segera dilakukan sebelum terjadi kebakaran yang lebh masif,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, eks TPA Gunung Tugel terbakar pada Rabu (16/8) silam. Untuk memadamkan api, Petugas Pemadam Kebakaran menurunkan 6 unit armada dari tigas Pos Damkar. Api baru berhasil dijinakkan keesokan harinya, Kamis (17/8) petang.

 

Sumber : Radar Banyumas

 

About Thomson Purwokerto