Peresmian Gedung Soetedja Dijadwalkan 22 Desember

By on December 9, 2017

PURWOKERTO - Meski pengerjaan sejumlah fasilitas belum selesai, peresmian gedung teater indoor di Taman Budaya Soetedja dijadwalkan pada 22 Desember mendatang.

x28SM09L17BMS-04.jpg.pagespeed.ic.5Y_-_YgF7t
CEK PEMBANGUNAN : Rombongan Bupati Banyumas mengecek pembangunan teater indoor Taman Budaya Soetedja di Jalan Pancurawis, Kelurahan Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan, belum lama ini.

Rencananya sejumlah pementasan bakal memeriahkan pembukaan gedung yang sudah dinantikan oleh seniman Banyumas ini. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudar) Kabupaten Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, kekurangan fasilitas bangunan tersebut memang masih belum dilengkapi.

Namun, sesuai jadwal, proyek pembangunan gedung teater harus selesai pada pertengahan bulan Desember. “Terakhir saat dicek, belum ada tirai dan bangku untuk penonton.

Air mancur dan gapura pintu gerbang juga masih dalam proses pengerjaan. Mungkin pekan depan sudah selesai,” ujarnya, Jumat (8/12). Dia menuturkan, sebelumnya, peresmian dijadwalkan pada bulan November, lalu diundur pada 16 Desember dan terakhir 22 Desember.

Sebab, masih ada sejumlah sarana yang harus dilengkapi. Selain itu, Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) juga bakal mempersiapkan pementasan teater.

Rencananya, pentas tersebut dimeriahkan kehadiran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sekaligus meresmikan gedung kesenian pengganti gedung kesenian Suteja yang berlokasi di Jalan Pancurawis, Kelurahan Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan ini.

“Ini masih menunggu kepastian kegiatan apa saja untuk memeriahkan acara. Sembari menunggu, kontraktor akan melengkapi fasilitas yang masih kurang,” ujarnya.

Adapun gedung teater indoor yang dibangun sejak 2015 lalu ini dilengkapi dengan panggung dan karpet untuk tempat duduk dilengkapi air mancur dan pintu gerbang serta tempat parkir. Proyek pembangunan proyek senilai Rp 4,4 miliar ini pun memasuki tahap ketiga.

 

Sumber : Suara Merdeka

About Thomson Purwokerto