Harga Telur Ayam Naik

By on December 28, 2017

PURWOKERTO- Harga telur ayam ras di pasar tradisional Banyumas masih bertahan tinggi, bahkan satu butir telur kini dihargai Rp 2.000. ”Saya beli dua butir harganya Rp 4.000, padahal sebelumnya satu butirnya Rp 1000,” tutur Susi (42), warga Sokaraja Wetan saat ditemui tengah belanja di Pasar Desa Petir, Kecamatan Kalibogor, kemarin.
Eggs-in-carton_grande
Ia mengaku rutin membeli telur di pasar untuk dikonsumsi keluarga. Biasanya ia membeli satu kilogram dengan harga Rp 21.000 per kilogram, namun sekarang sudah naik menjadi Rp 26.000 per kilogram.

”Saya heran harga kebutuhan pokok sekarang naik semua. Tidak hanya beras dan daging ayam, tapi sekarang telur juga tinggi,” katanya mengeluhkan. Berdasarkan hasil pemantauan tim Dinperindag Kabupaten Banyumas, Rabu (27/12) di tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Manis Purwokerto, Pasar Wage dan Pasar Sokaraja mencatat harga telur rata-rata di tiga pasar itu mencapai Rp 25.167 per kilogram atau turun satu persen dibandingkan dengan harga Selasa (26/12).

Sementara harga beras IR 64 medium rata-rata di tiga pasar itu Rp 10.667 atau naik tiga persen (Rp 333 per kilogram) dibandingkan dengan harga Selasa, sedangkan beras IR 64 premium Rp 12.500 per kilogram.

Pedagang sembako di Pasar Manis Purwokerto, Agus mengaku akhir tahun ini harga-harga mulai bergejolak. Gejolak harga terjadi pada dua komoditas yaitu telur ayam ras dan beras, sedangkan komoditas lainnya cenderung stabil. ”Untuk harga minyak goreng kemasan dan gula pasir masih stabil. Kami harap kestabilan harga itu diikuti oleh harga komoditas lainnya,” tuturnya.

  • Sumber : Suara Merdeka
  • About Thomson Purwokerto